<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>tenunkata.wordpress.com</title>
	<atom:link href="http://tenunkata.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tenunkata.wordpress.com</link>
	<description>just another side of me....</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Mar 2011 10:32:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='tenunkata.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/60b90d869965e3822f18151748d9678d?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>tenunkata.wordpress.com</title>
		<link>http://tenunkata.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://tenunkata.wordpress.com/osd.xml" title="tenunkata.wordpress.com" />
	<atom:link rel='hub' href='http://tenunkata.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Tentang Sebuah Kisah&#8230;.</title>
		<link>http://tenunkata.wordpress.com/2010/07/26/tentang-sebuah-kisah/</link>
		<comments>http://tenunkata.wordpress.com/2010/07/26/tentang-sebuah-kisah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 05:24:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tenunkata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Love]]></category>
		<category><![CDATA[air mata]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tenunkata.wordpress.com/?p=72</guid>
		<description><![CDATA[“Pertemuan, Perkenalan, Pertemanan, Persahabatan, Percintaan&#8230;. Suka, Duka, Tawa, Air Mata, Bahagia, Sedih, Haru&#8230;. Impian, Harapan, Masa Depan, Angan, Asa&#8230; Perpisahan&#8230; Luka.. Rindu Dendam&#8230;” Kala dua insan sedang berbahagia, terbuai dalam mahligai cinta, terangkai dalam kisah kasih, menenun asa. Rasa cinta menyelimuti relung hati, kata-kata indah begitu mudah terucap. Dia semaikan warna-warni cinta. Sungguh, aku sedang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tenunkata.wordpress.com&amp;blog=11760940&amp;post=72&amp;subd=tenunkata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } -->“Pertemuan, Perkenalan, Pertemanan, Persahabatan, Percintaan&#8230;.</p>
<p>Suka, Duka, Tawa, Air Mata, Bahagia, Sedih, Haru&#8230;.</p>
<p>Impian, Harapan, Masa Depan, Angan, Asa&#8230;</p>
<p>Perpisahan&#8230; Luka.. Rindu Dendam&#8230;”</p>
<p>Kala dua insan sedang berbahagia, terbuai dalam mahligai cinta, terangkai dalam kisah kasih, menenun asa.</p>
<p>Rasa cinta menyelimuti relung hati, kata-kata indah begitu mudah terucap.</p>
<p>Dia semaikan warna-warni cinta. Sungguh, aku sedang jatuh cinta padanya,</p>
<p>Hanyut dalam asmara membara.</p>
<p><span id="more-72"></span></p>
<p>Andai waktu dapat membeku dan tak berlalu, &#8216;kan kuhentikan detiknya,</p>
<p>&#8216;Tuk nikmati degup detak, jantungku dan jantungnya,</p>
<p>Tatapan mata sedalam lautan, cintaku dan cintanya,</p>
<p>Telah menyatu, hatiku dan hatinya,</p>
<p>Takkan terpisah, genggaman tanganku dan tangannya,</p>
<p>Terbawa hingga ke ujung mimpi, terpaut bibirku dan bibirnya.</p>
<p>“I Love You, Sayang&#8230;” berbisik lembut di telingaku, getarkan jiwa,</p>
<p>Merasuk, mengalir ke aliran darahku.</p>
<p>Tidak, aku tak hidup di negeri dongeng, karena kisahku tak berakhir bahagia&#8230;</p>
<p>Rasa tergores, goresan dalam, melukiskan kesedihan</p>
<p>Luka, derai air mata, pedih, perih&#8230;</p>
<p>Gelak tawa, pelukan hangat, kata cinta, lenyap&#8230;</p>
<p>Terbawa derasnya ombak, menjadi cerita singkat, tentangku dan tentangnya&#8230;</p>
<p>Bagian terindah telah pergi,</p>
<p>Hanya &#8216;kan jadi kenangan yang pernah singgah.</p>
<p>&#8216;Ku tutup mata, semoga ini bukan realita, hanya dalam mimpi,</p>
<p>Berharap segera terbangun, melewati malam kelam.</p>
<p>Inilah akhir sebuah kisah&#8230;tentangku dan tentangnya&#8230;</p>
<p><em>*dedicated to 221281.. sebuah kisah klasik&#8230;*</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tenunkata.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tenunkata.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tenunkata.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tenunkata.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tenunkata.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tenunkata.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tenunkata.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tenunkata.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tenunkata.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tenunkata.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tenunkata.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tenunkata.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tenunkata.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tenunkata.wordpress.com/72/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tenunkata.wordpress.com&amp;blog=11760940&amp;post=72&amp;subd=tenunkata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tenunkata.wordpress.com/2010/07/26/tentang-sebuah-kisah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d850a0ee2e7e831b524118679374c53b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tenunkata</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Endong-endong, Sang Wanita Kuat dan Perkasa</title>
		<link>http://tenunkata.wordpress.com/2010/07/26/endong-endong-sang-wanita-kuat-dan-perkasa/</link>
		<comments>http://tenunkata.wordpress.com/2010/07/26/endong-endong-sang-wanita-kuat-dan-perkasa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 04:57:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tenunkata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[buruh]]></category>
		<category><![CDATA[endong-endong]]></category>
		<category><![CDATA[kuat]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tenunkata.wordpress.com/?p=66</guid>
		<description><![CDATA[Jatuh bangun dalam menjalani hidup sebenarnya adalah hal yang biasa terjadi dalam kehidupan. Hanya saja, terkadang kita terlalu banyak mengeluh dan kurang bersyukur atas segala nikmatNya sehingga kita merasa beban kita terlalu berat. Tak bisakah kita belajar dari orang lain yang mencoba bertahan hidup meski kesulitan menghimpit mereka? Gambar di samping ini adalah contoh seorang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tenunkata.wordpress.com&amp;blog=11760940&amp;post=66&amp;subd=tenunkata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://tenunkata.files.wordpress.com/2010/07/bg1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-68" style="margin-left:10px;margin-right:10px;" title="endong-endong" src="http://tenunkata.files.wordpress.com/2010/07/bg1.jpg?w=199&#038;h=270" alt="" width="199" height="270" /></a>Jatuh bangun dalam menjalani hidup sebenarnya adalah hal yang biasa terjadi dalam kehidupan. Hanya saja, terkadang kita terlalu banyak mengeluh dan kurang bersyukur atas segala nikmatNya sehingga kita merasa beban kita terlalu berat. Tak bisakah kita belajar dari orang lain yang mencoba bertahan hidup meski kesulitan menghimpit mereka?</p>
<p>Gambar di samping ini adalah contoh seorang wanita kuat dan perkasa yang ingin saya tampilkan profilnya. Seorang buruh gendong ( <em>endong-endong</em> dalam bahasa jawa) di pasar Beringharjo. Para endong-endong tersebut adalah objek penelitian saya ketika saya menulis skripsi (Puji Tuhan, Lulus mbok!). Mereka berada di bawah naungan Yayasan Annisa Swasti (Yasanti) di Yogyakarta yang sudah berdiri selama 28 tahun untuk melakukan pendampingan terhadap para endong-endong demi penguatan (kualitas hidup) menuju kemandirian perempuan. Penguatan yang dimaksud di sini adalah penguatan untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan baik dari segi ekonomi, sosial maupun politik.</p>
<p><span id="more-66"></span></p>
<div id="attachment_69" class="wp-caption alignright" style="width: 235px"><a href="http://tenunkata.files.wordpress.com/2010/07/kegiatan.jpg"><img class="size-medium wp-image-69" src="http://tenunkata.files.wordpress.com/2010/07/kegiatan.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">kegiatan endong-endong</p></div>
<p>Sebagian besar <em>endong-endong </em>yang aktif bekerja berumur 20 tahun – 60 tahun. Dalam sehari mereka bisa menggendong barang seberat 80 kg – 100 kg sebanyak 5 sampai 6 kali menggendong barang <em>mondar-mandir</em>. Tetapi ada juga beberapa <em>endong-endong </em>yang berumur 60 tahun masih merasa produktif, dalam artian masih merasa mampu menggendong dan menghasilkan uang dari hasil gendongannya. Bagi mereka usia bukan halangan untuk bekerja selama mereka merasa masih kuat untuk menggendong.</p>
<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } -->Dengan penampilan yang bersahaja dan hanya bermodalkan <em>jarit</em> (selendang), mereka dengan sepenuh hati menjalani profesi ini, dimulai dari pukul 6 pagi <em>endong-endong </em>mengangkut barang belanjaan baik dari pemasok maupun pembeli yang berbelanja di pasar Beringharjo seperti beras, sayuran, <em>brambangan</em> (bawang merah), makanan (emping, peyek, kerupuk) dan lain-lain. Namun, pendapatan yang mereka dapatkan dalam sehari kadang tidak mencukupi kebutuhan mereka. Setiap kali menggendong mereka hanya dibayar Rp 1.000,00 – Rp 1.500,00. Hal ini menjadi salah satu persoalan yang mereka hadapi tetapi pekerjaan ini tetap mereka pilih dan mereka nikmati. What a great woman!</p>
<p>See? Memang tak mudah untuk bertahan dalam kondisi sulit. Satu hal yang bisa kita petik dari kehidupan endong-endong yang hidup bersahaja adalah selalu bersyukur atas segala nikmat dan berkatNya yang telah kita terima dan jangan lupa untuk berbagi dengan sesama. Selamat berjuang!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tenunkata.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tenunkata.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tenunkata.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tenunkata.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tenunkata.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tenunkata.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tenunkata.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tenunkata.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tenunkata.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tenunkata.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tenunkata.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tenunkata.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tenunkata.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tenunkata.wordpress.com/66/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tenunkata.wordpress.com&amp;blog=11760940&amp;post=66&amp;subd=tenunkata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tenunkata.wordpress.com/2010/07/26/endong-endong-sang-wanita-kuat-dan-perkasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d850a0ee2e7e831b524118679374c53b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tenunkata</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tenunkata.files.wordpress.com/2010/07/bg1.jpg?w=222" medium="image">
			<media:title type="html">endong-endong</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tenunkata.files.wordpress.com/2010/07/kegiatan.jpg?w=225" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Jakarta oh Jakarta&#8230; (3)</title>
		<link>http://tenunkata.wordpress.com/2010/04/07/jakarta-oh-jakarta-3/</link>
		<comments>http://tenunkata.wordpress.com/2010/04/07/jakarta-oh-jakarta-3/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Apr 2010 09:50:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tenunkata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[kereta]]></category>
		<category><![CDATA[roti jepang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tenunkata.wordpress.com/?p=55</guid>
		<description><![CDATA[Di jalan, pikiranku dipenuhi oleh berbagai beban pikiran. Tak mudah untuk kulalui, untuk aku seorang anak kecil yang terbiasa hidup bersama orang tua, dan di Jakarta ini kemandirianku betul-betul diuji, situasi dan kondisi yang memaksaku untuk menjadi dewasa. Untuk melepas penat, aku berpikir untuk jalan-jalan ke Sarinah, karena hanya itu pusat perbelanjaan yang aku kuasai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tenunkata.wordpress.com&amp;blog=11760940&amp;post=55&amp;subd=tenunkata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di jalan, pikiranku dipenuhi oleh berbagai beban pikiran. Tak mudah untuk kulalui, untuk aku seorang anak kecil yang terbiasa hidup bersama orang tua, dan di Jakarta ini kemandirianku betul-betul diuji, situasi dan kondisi yang memaksaku untuk menjadi dewasa. Untuk melepas penat, aku berpikir untuk jalan-jalan ke Sarinah, karena hanya itu pusat perbelanjaan yang aku kuasai jalannya. Heem.. tapi kok rada mendung menggantung yah.. tapi terang, tapi kok mendung (piye toh??) heem.. pulang dulu aja deh.. sambil telpon simbok tentang kejadian barusan…</p>
<p>Sampe dikos si mbak, barusan parkir motor, langsung breeesss!! Hujan turun dengan deras.. (padahal hujan mah turun dengan air, dudul). Ah Thanks God! Untung tadi ga jadi jalan.. ehm.. tapi kayanya aku merasa agak ga enak deh.. apa yang terjadi sodara-sodara&#8230;<span id="more-55"></span>Lia menggiring bola ke arah lawan, diterima oleh kamar mandi, lawan kembali menyerang, segera saja Lia menutup pintu kamar mandi dan…. Gooolll!! Ternyata tamu bulanan datang sodara-sodara!! Hwaa.. gawat.. panic panic panic.. heem.. tarik napas dalam-dalam.. bayangkan kamu sedang di taman bunga (doeng!!)</p>
<p>“mbak, kwe stok “roti jepang” ra?” smsku bertanya pada sms mbakku</p>
<p>“ora ono ketoke wis entek. Tuku wae neng cedak kos. Metu kos belok kanan”balasnya</p>
<p>Duh mana hujan deres bgt lagi. Ah cuek aja lah, daripada “banjir di dalam” mending Jakarta yang kebanjiran. Ambil payung, keluar kos, belok kanan… celingak celinguk.. ihh.. mana ga ada ojyek, becyek.. kok ga ada warung? Ah mbakku telah melakukan kebohongan public!! Sekali lagi aku dikagetkan dengan suara mas-mas (setelah sebelumnya aku dikagetkan dengan suara mas-mas di lift sebelum interview), “disana ada warung mbak” katanya. Loh loh loh?? Kok dia nunjuk di sebelah kiri warung?? Hiks.. mbakku.. togenya togenya togenya…</p>
<p>Tanpa babibu aku lari menuju ke sebelah kiri kos. Tapi kok, warungnya meragukan gini sih.. jualannya minuman doang kayanya ga ada “roti jepang” deh.. duh…. Coba ah keluar gang ke superkampret.. eh supermarket.. “cebluk cebluk” terdengar suara kakiku yang melewati genangan air.. tapi kok.. hiks.. di depan gang sudah menunggu cowo-cowo yang ga jelas, oh no.. they’re looking at me! Seakan siap menerkam, mereka menyeringai tajam dan matanya begitu dalam menatap (halah!) simbookk… atutt.. nekat ga ya.. tapi.. huuww.. simboookk.. paringi bojo sing ganteng.. piye iki?? Melihat gerak gerik cowo-cowo itu, langsung kuputuskan balik badan grak!!  Ambil seribu langkah!! Lariii……</p>
<p>“yaahh.. mbaak kok balikkk” kata mereka sambil ketawa-ketawa</p>
<p>“setan! I don’t like they treated me like that!” batinku</p>
<p>Akhirnya aku kembali lagi ke warung yang berjudul meragukan tadi, “Bu, ada “roti jepang” (bukan merk sebenarnya) ?”</p>
<p>“Ada mbak” katanya.. owh kenapa ga daritadi aku kesini.. memang bener kata orang, don’t judge the stall by its cover. Hehehe..</p>
<p>“Beli 2 Bu!” kataku</p>
<p>“2 Neng?” katanya setengah kaget “2 bungkus kecil apa bungkus besar?” tanyanya</p>
<p>“Bungkus besar aja Bu!” jawabku. Kalo perlu sekalian ta pake sebungkus-bungkusnya!</p>
<p>Setelah lunas, segera balik ke kos si mbak. Hosh hosh.. langsung dah lari ke kamar mandi dan.. ah.. lega.. Puji Tuhan. Heem.. masih ada 1 tugas lagi belum kuselesaikan. Memastikan ke tempat interview tadi untuk jadwal tes.. kok belum telpon yah? Udah mo jam 4.. kalo emang ga bisa besok, mo balik ke Jogja hari ini ni.. ya udah deh aku telpon aja.. dan hasilnya adalah, “maaf mbak, ternyata ga bisa minggu ini. Minggu ini full”</p>
<p>Owh.. baiklah.. memang bukan jodohku hari ini (dasar wong jowo, wis sial tetep aja bersyukur). Oke mari kita siap2 pulang ke Jogja! OMG PDA! (Oh My God! Please Deh Ah!) udah jam 4 sore lebih! Jadwal kereta paling deket kan jam 5. gimana nih? Panic panic panic.. tarik napas dalam.. oke, Lia, kita masukin semuanya ke dalam tas.. dan kita mulai dari.. sekarang!</p>
<p>Baju kotor, hape, charger, kaos kaki, kosmetik, meja, kursi, AC, gajah, rusa, pohon kelapa semua sudah masuk tas! Semua listrik sudah aku matiin, siap melenggang. Hyukkk… maree..</p>
<p>Aku ambil payung si mbak dan lewati gang seram tadi.. Aku langkahkan kaki di bawah derasnya hujan . Tuhan semoga sudah Kau singkirkan manusia-manusia tadi itu. Yes! Sepi! Ihiirr.. nunggu taksi bentar ah.. itu ada taksi tapi kok ga ada sopir sih? Jangan2 itu siluman taksi… wewww.. ah ini ada taksi lewat.. berhenti Pakk…</p>
<p>“Gambir ya Pak” kataku pada sopir itu</p>
<p>“Baik mbak” katanya.</p>
<p>Ih.. tapi kok sopirnya.. (mohon map) saraden..bahasa indonesianya saraden apa yah? Itu loh kebiasaan di luar kesadaran dia. Jadi kepalanya tuh kelempar lempar sendiri, alias nengok-nengok dalam speed yang sangat cepat di luar kesadaran dia.. huu.. pokoknya nakutin deh.. Tuhan.. apalagi ini… Tuhan selamatkan aku sampe di Gambir..</p>
<p>Tapi Bapaknya baik juga, dia ngajak ngobrol.. Tuhan lindungi aku…</p>
<p>“Puji Tuhan sudah sampe di Gambir” kataku dalam hati. “Ni Pak uangnya” kataku sambil buka pintu taksi.. dan .. kabuurrr…cepet lari ke loket! Aduh dah jam 5 kurang 15 menit, semoga masih boleh tuker tiket.</p>
<p>“Masih bisa ya Bu” kataku harap-harap cemas pada sang petugas loket. Dia nengok ke arah jam di belakangnya.. “Masih bisa mbak” katanya sambil senyum. Puji Tuhan.. makasih Tuhan, Kamu baik banget. Senyum Ibu manis banget deh…suka deh suka deh! Heheh…</p>
<p>Langsung deh aku lari ke lantai 3 stasiun Gambir dan menuju jalur 1. Ah belum telat.. Thanks God. Ga lama, kedengeran pengumuman kurang lebihnya “Kereta Bima dari jalur 1 berjalan dari arah selatan menuju utara bla bla bla” weh.. mana utara mana selatan yak? Dudul…ehm.. aku gerbong 7.. kayanya ke arah sana deh.. jalan kesana aja deh..kali ini feelingku pasti bener. Berjalanlah aku ke arah berlawanan dengan arah kereta datang.. tapi kok.. lah lah lah.. gerbong 7.. maak.. bablash.. weeiii.. tunggu weiii.. waks!! Sandalku sampe putus tali nya.. ah dasar kaki preman, ga bisa anggun dikit jalannya</p>
<p>Huff.. akhirnya sampe juga di dalam kereta.. segera kulipat tanganku dan memanjatkan doa padaNya “Puji Tuhan.. terimakasih atas hari ini yang begitu berkesan Tuhan. Engkau sungguh baik. Kasih kuasaMu begitu besar kepadaku. Sekarang bimbinglah aku dalam perjalanan dan berkati kereta ini dan masinis yang menjalankan agar bisa mengantarkanku dengan selamat sampai di Jogja. I love you, Jesus. Amin”</p>
<p>Aku begitu menikmati perjalananku di kereta. Sudah mati rasa hati ini ketika menerima sebuah sms dari seseorang di masa laluku&#8230; Kukalahkan dengan semua semangatku dan senyumanku. Dan pemandangan terindah dari sebuah pelangi yang mengiringi keretaku menuju Jogja. Pelangi terindah di saat <a href="http://tenunkata.files.wordpress.com/2010/04/dsc00293_600x800.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-64" style="margin-left:10px;margin-right:10px;" title="Rainbow" src="http://tenunkata.files.wordpress.com/2010/04/dsc00293_600x800.jpg?w=180&#038;h=240" alt="" width="180" height="240" /></a>terindah. Disamping ini adalah pelangi yang aku ambil dari kamera handphoneku dari dalam kereta. Heem.. semoga kelihatan ya.. maklum bukan handphone canggih, yang penting bisa buat sms sama terima tilpun. Halah.. tilpun..</p>
<p>Aku kirimkan sms kepada sahabatku yang dikirimkan Tuhan untuk menjagaku “ Aku lihat pelangi! Indah banget! He’ll give me the real rainbow. I hope He’ll give you the most beautiful rainbow too, my dear bestfriend”</p>
<p>Thank God it’s happy ending story… Tuhan itu baik, sungguh baik. CaraNya bekerja sungguh di luar jangkauan kita manusia, tapi kehendakNya yang terbaik. Amin</p>
<p><em>Diiringi lagu Acapella Praise- God Will Make A Way</em></p>
<p><em>“God will make a way. When there seems to be no way. He works in way, we cannot see. He will make a way from me. He will be my guide. Hold me closely to His eyes. With love and strength for each new day, He will make a way, He will make a way…”</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tenunkata.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tenunkata.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tenunkata.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tenunkata.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tenunkata.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tenunkata.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tenunkata.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tenunkata.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tenunkata.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tenunkata.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tenunkata.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tenunkata.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tenunkata.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tenunkata.wordpress.com/55/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tenunkata.wordpress.com&amp;blog=11760940&amp;post=55&amp;subd=tenunkata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tenunkata.wordpress.com/2010/04/07/jakarta-oh-jakarta-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d850a0ee2e7e831b524118679374c53b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tenunkata</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tenunkata.files.wordpress.com/2010/04/dsc00293_600x800.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">Rainbow</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jakarta oh Jakarta&#8230; (2)</title>
		<link>http://tenunkata.wordpress.com/2010/04/07/jakarta-oh-jakarta-2/</link>
		<comments>http://tenunkata.wordpress.com/2010/04/07/jakarta-oh-jakarta-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Apr 2010 09:44:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tenunkata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[interview]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tenunkata.wordpress.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[Pakkk.. saya udah sampe ni Pakkk.. hadduhh Paakk.. saya udah di depan ruangan Bapak ni Pakk..!! Paakkk!! Minyaakkk!! Minyaaakk!! “maaf Pak, saya udah sampe ni Pak di lantai 9. saya udah di ruang tunggu” kataku “oh gitu.. oh ya udah ditunggu di lantai 6 aja mbak, nanti ketemu sama mbak Wiwin (bukan nama sebenarnya)” katanya. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tenunkata.wordpress.com&amp;blog=11760940&amp;post=51&amp;subd=tenunkata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pakkk.. saya udah sampe ni Pakkk.. hadduhh Paakk.. saya udah di depan ruangan Bapak ni Pakk..!! Paakkk!! Minyaakkk!! Minyaaakk!! “maaf Pak, saya udah sampe ni Pak di lantai 9. saya udah di ruang tunggu” kataku</p>
<p>“oh gitu.. oh ya udah ditunggu di lantai 6 aja mbak, nanti ketemu sama mbak Wiwin (bukan nama sebenarnya)” katanya.</p>
<p>Haiih.. pake lift lagi.. Ayo!! Semangat semangat!! Sampe di lantai 6 deh, yuk lapor ke resepsionis dulu.. “oke silakan tunggu dulu” kata resepsionisnya ramah dan penuh senyum. Nah gini ni resepsionis yang oke.. ga kaya di perusahaan S****P itu tuh..(ups sensor!)</p>
<p>1,5 jam berlalu… tik tok tik tok.. kok ga ada panggilan juga ya..kayanya sih pada meeting tadi karyawannya sliwar sliwer. Tapi kok udah ada yang selesai yah.. tunggu bentar lagi ah…</p>
<p>Duhh… udah 2 jam ni.. coba deh Tanya resepsionis .. tapi katanya belum ada panggilan dari bu Wiwin.. owh.. oke deh.. tunggu lagi.. smile…</p>
<p>Tik tok tik tok.. waktu terus berjalan.. duhh.. boyokku cah. .<span id="more-51"></span> smile dong smile.. semangat semangat.. liat jam dulu deh.. whatt??? Ternyata udah 3 jam aku nunggu! Kalo dari Jogja 3 jam udah sampe semarang ni! (ga nyambung, dudul)</p>
<p>Ah.. laperr.. gimana ni.. celingak celinguk.. karyawan-karyawan udah pada turun cari makan.. mau dong.. hiks… heem.. piye iki piye?? Nengok ke mbak-mbak sebelah yang juga nunggu interview, “laper saya mbak” kataku.</p>
<p>“iya saya juga” katanya. “makan dulu boleh ga sih?” tanyanya. Ah daripada kebanyakan congcing, bilang aja dah sama resepsionis kalo mo makan dulu. Setelah ijin dan Tanya-tanya tempat makan deket sini, turunlah saya dengan mbak-mbak itu. Setelah nyampe di tempat makan yang udah ditunjukin sang resepsionis.. oh my God.. warung-warung berjejeran tapi kok.. kumuh banget sih..iihh.. kotor.. 10 tanda Tanya langsung nangkring di atas jidat ; bersih ga ya makanannya? Kan banyak asap2 kendaraan lewat, sebelahnya lagi ada proyek bangun gedung.. ihh.. pasti banyak debu.. laler ijo, bulu kucing, coro, badak bercula satu, gajah way kambas, raflesia arnoldi..oh hohohooww… tapi.. laper gan.. hajar aja dah!</p>
<p>“soto 1 bang! Sama teh botol ya!” kataku pada sang penjual. Aku dah ga merhatiin mbak-mbak yang bersamaku tadi kemana. Cuek aja dah.. ga berapa lama, ternyata dia pesen di tempat lain tapi duduk semeja denganku. Lumayanlah buat temen ngobrol.</p>
<p>Ga lama soto pesenanku dateng. Heem.. tampilannya.. it must be contain a lot of fat or something.. the grafy is very oily…ya sudahlah, bersyukur masih bisa makan. Segera kulipat tanganku dan kudoakan makanan ini supaya diberkati dan menjadi kesehatan bagiku. Amin. Mari kita coba sotonya.. kita mulai dari.. sekarang!</p>
<p>2 sendok.. 4 sendok.. ehm.. perutku tidak bereaksi negatif.. baguslah.. tiba-tiba ada telepon dari nomer Jakarta, “ Halo mbak Maya ini Cicil (bukan nama sebenarnya) stafnya bu Wiwin. Mbak kalo interviewnya kita reschedule aja gimana?” oh no.. rasanya pingin jedok-jedokin jidat ke mangkok soto.. “soalnya bu Wiwin belum selesai meeting mbak. Sebenarnya mo dijadwalkan habis makan siang, tapi ternyata meetingnya masih dilanjut lagi habis makan siang. Kemarin yang menjadwalkan sebenarnya HRD dan mereka ga konfirmasi dulu ke kami, asal bikin schedule aja mbak.. bla bla bla” mbak itu mencoba menjelaskan panjang kali lebar sama dengan luas.</p>
<p>Tapi hatiku sudah rontok, bahkan lebih parah dari rontoknya rambutku. Kemudian aku pun menjelaskan, “ oke deh mbak, ga papa (dasar wong jowo, udah sial tetep aja bilang gapapa). Tapi saya rencana pulang ke Jogja bla bla bla… “ aku menjelaskan rencanaku untuk segera pulang ke Jogja biar bisa disesuaikan sama jadwal interview.</p>
<p>Segera aku langkahkan kakiku ke parkiran motor dengan langkah gontai..”ayo Lia! Kamu semangat!! Ini hanya ujian kecil, yang kemarin lebih berat bukan? Dan kamu bisa melaluinya!“ kataku dalam hati. Okelah kalo beg beg begetooo…  dan aku nyalakan mesin motor si mbak, kembali kususuri jalan Jakarta menuju kos si mbak…</p>
<p><em>Masih ada cerita lain setelah ini, <a title="Jakarta oh Jakarta...(3)" href="http://tenunkata.wordpress.com/2010/04/07/jakarta-oh-jakarta-3/" target="_blank">klik disini</a> yah.. please.. please dong ah…</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tenunkata.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tenunkata.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tenunkata.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tenunkata.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tenunkata.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tenunkata.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tenunkata.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tenunkata.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tenunkata.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tenunkata.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tenunkata.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tenunkata.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tenunkata.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tenunkata.wordpress.com/51/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tenunkata.wordpress.com&amp;blog=11760940&amp;post=51&amp;subd=tenunkata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tenunkata.wordpress.com/2010/04/07/jakarta-oh-jakarta-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d850a0ee2e7e831b524118679374c53b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tenunkata</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jakarta oh Jakarta&#8230;</title>
		<link>http://tenunkata.wordpress.com/2010/04/07/jakarta-oh-jakarta/</link>
		<comments>http://tenunkata.wordpress.com/2010/04/07/jakarta-oh-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Apr 2010 09:40:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tenunkata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[interview]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tenunkata.wordpress.com/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[Pagi ini bangun jam 4.30 pagi dan langsung mandi karena Om berangkat jam 5.30 pagi dari Cibubur ke kantornya di Jakarta Pusat. Aku harus ikut Om ke Jakarta karena masih ada tes interview pagi ini jam 10 pagi di sebuah perusahaan swasta di Jakarta Pusat. Setelah pamitan sama adek-adek dan Tante, berangkatlah aku dan om [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tenunkata.wordpress.com&amp;blog=11760940&amp;post=48&amp;subd=tenunkata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pagi ini bangun jam 4.30 pagi dan langsung mandi karena Om berangkat jam 5.30 pagi dari Cibubur ke kantornya di Jakarta Pusat. Aku harus ikut Om ke Jakarta karena masih ada tes interview pagi ini jam 10 pagi di sebuah perusahaan swasta di Jakarta Pusat. Setelah pamitan sama adek-adek dan Tante, berangkatlah aku dan om ke Jakarta. Berhubung penyakit ngantuk ga bisa ditahan, tidurlah di mobil sampe mangap ni mulut. Hehe..</p>
<p>Setelah melewati macetnya Jakarta, akhirnya sampe deh di kos mbak tempat aku nginep selama di Jakarta. Ah.. mumpung si mbak lagi ga ada, pinjem bajunya ah.. heemm… buka lemari dong.. heem.. yang ini? Kurang oke..yang itu? Ah keliatan tuwir.. dipilih dipilih dipilih…ah! akhirnya pilihan jatuh kepada..jeng jeng jeng… <span id="more-48"></span>atasan putih krah shanghai! tapi kok polos yah… heem.. pintu lemari satunya kebuka tuh…eh ada kalung unik..coba ah.. weww.. oke juga.. ngaca dong.. kir kur.. seeeppp… berangkat… ups! Jgn lupa doa dulu mohon perlindungan dan penyertaanNya. Amin.</p>
<p>Setelah manasin motor sebentar, masukin deh gigi 1 dan mulai menyusuri jalan Jakarta menuju tempat tes interview. Untung jalannya ga macet. 20 menit dah sampe lokasi. Lapor! Kondisi aman terkendali! aku langkahkan kakiku dari parkiran motor menuju gedung dan&#8230;ui! pintu lift kebuka! Ui! Wait! Wait! Wait! Plung! Terimakasih karena sudah menunggu saya…pencet lantai no 9 yah.. ehm.. tapi kok…loh loh.. kok ga bisa dipencet no 9? Hiks..</p>
<p>“mbaknya mo ke lantai 9? Ini lift untuk lantai 10 ke atas mbak..” kata seorang bapak-bapak</p>
<p>“oh….” Kataku bengong..hiks..salah…</p>
<p>“turun di lantai 10 aja mbak, nanti turun lagi 1 lantai ke lantai 9” katanya lagi dan aku Cuma bisa senyum kecut (kasih gula dong biar ga kecut)</p>
<p>Sampai di lantai 10,”nah ini turun mbak, nanti naik lift satunya lagi ke lantai 9” kata Bapak-bapak tadi.</p>
<p>“oh ya Pak, terimakasih” kataku sambil keluar lift. Botaknya lucu juga Pak.hehehe…</p>
<p>Yah.. nunggu lift lagi dah.. nah ini dia ada lift kebuka, pencet ..hiks kok ga bisa juga??? Ih! Ih! (sambil maksain pencet 9). Tiba-tiba ada suara yg bikin kaget, “mbak ini naik dulu, nanti kalo udah naik baru bisa pencet 9” oh my God.. ternyata ada Mas-mas di belakangku yang ga aku perhatiin waktu masuk lift.. Mas mas.. ta kiro ono makhluk apa gitu.. untung gegermu ra bolong Mas.hehe..Yaelah..salah lagi…naek lift aja ribet amat seh..kaya mo ngurus SKCK di polres ajah. Huff… akhirnya sampe juga dah di lantai 9.</p>
<p>Aku lihat jam menunjukkan pukul 9.18. ah nunggu sekitar 40 menit gpp lah.. Baru aja duduk di depan ruangan HRD, tiba-tiba ada telpon “mbak Maya, saya Anwar (bukan nama sebenarnya). Mbak, kalo interviewnya di cancel gimana ya?”</p>
<p>GUBRAKS!! What is the meaning of maksud?? Rasanya mo mati duduk cuy! Udah sampe lokasi ni Pakkkkk….</p>
<p><em>Ingin tau cerita selanjutnya? <a title="Jakarta oh Jakarta...(2)" href="http://tenunkata.wordpress.com/2010/04/07/jakarta-oh-jakarta-2/" target="_blank">Klik disini</a> yah…</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tenunkata.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tenunkata.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tenunkata.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tenunkata.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tenunkata.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tenunkata.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tenunkata.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tenunkata.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tenunkata.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tenunkata.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tenunkata.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tenunkata.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tenunkata.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tenunkata.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tenunkata.wordpress.com&amp;blog=11760940&amp;post=48&amp;subd=tenunkata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tenunkata.wordpress.com/2010/04/07/jakarta-oh-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d850a0ee2e7e831b524118679374c53b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tenunkata</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8220;Bu, Tian mo pelmen&#8230;&#8221;</title>
		<link>http://tenunkata.wordpress.com/2010/03/13/bu-tian-mo-pelmen/</link>
		<comments>http://tenunkata.wordpress.com/2010/03/13/bu-tian-mo-pelmen/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2010 15:04:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tenunkata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Laugh]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[lucu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tenunkata.wordpress.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[Christian Adhyatmaputra Wibowo a.k.a Tian adalah nama yg diberikan kepada satu-satunya keponakan saya, my lovest nephew. He&#8217;s almost 3 years old. Selain pinter, kadang iseng, juga kepolosannya yang membuat orang di sekitarnya tertawa, kadang terbengong-bengong. Seandainya pikiran kami bisa di lihat menggunakan sinar X, pasti yang ada cuma gambar ????!!???. hehehe&#8230;Tian memang tidak banyak bicara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tenunkata.wordpress.com&amp;blog=11760940&amp;post=40&amp;subd=tenunkata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_41" class="wp-caption alignleft" style="width: 190px"><a href="http://tenunkata.files.wordpress.com/2010/03/tian.jpg"><img class="size-medium wp-image-41" style="margin-left:10px;margin-right:10px;" title="Tian" src="http://tenunkata.files.wordpress.com/2010/03/tian.jpg?w=180&#038;h=240" alt="" width="180" height="240" /></a><p class="wp-caption-text">Christian &quot;Tian&quot; Adhyatmaputra</p></div>
<p>Christian Adhyatmaputra Wibowo a.k.a Tian adalah nama yg diberikan kepada satu-satunya keponakan saya, my lovest nephew. He&#8217;s almost 3 years old. Selain pinter, kadang iseng, juga kepolosannya yang membuat orang di sekitarnya tertawa, kadang terbengong-bengong. Seandainya pikiran kami bisa di lihat menggunakan sinar X, pasti yang ada cuma gambar ????!!???. hehehe&#8230;Tian memang tidak banyak bicara jika diantara teman-teman sebayanya, tapi sesampainya dirumah..wedeww..cit cit cuit cit cit cuit&#8230;</p>
<p>Suatu sore, Tian bersama Ibunya sedang mengikuti PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) di kampung kami. Disana banyak sekali anak-anak dengan gaya mereka masing-masing yang ga ada matinyeee.. tapi Tian hanya menjadi &#8220;pengamat&#8221;, maksudnya diam seribu bahasa mengamati anak-anak yang lain berpolah tingkah. Sampai-sampai Ibu-ibu yang juga menjadi pendamping kegiatan itu terheran-heran, &#8220;Tian kok &#8216;ngga ngomong?? mana suaranya?&#8221; kata mereka.</p>
<p><span id="more-40"></span></p>
<p>15 menit.. 30 menit.. ga kedengeran juga suara Tian padahal kegiatan udah hampir selesai&#8230;hmpphh&#8230;</p>
<p>&#8220;Bu, Tian mo pelmen..&#8221; tiba-tiba suara Tian terdengar bagaikan petir di sore bolong! (hehe.. lebay kalo ini mah..) kemudian disambut riuh Ibu-ibu pendamping, &#8220;eh.. Tian.. akhirnya ngomong juga..&#8221;</p>
<p>Sampai di rumah, sang Ibu ajak Tian diskusi terbuka ala pansus Century, &#8220;Tian, kok tadi ngga ngomong sih? jelek ah.. besok ga diajak maen lagi sama anak-anak..&#8221;</p>
<p>&#8220;Heem.. apa, Bu? kan tadi Tian udah ngomong..&#8221; kata Tian</p>
<p>&#8220;Ngomong apa?&#8221; kata Ibu Tian terbengong-bengong sampe biji mata hampir mencuat  idiihhh..)<br />
&#8220;Itu tadi lo Tian ngomong.. Bu, Tian mo pelmen.. gitu&#8230;kan udah ngomong..&#8221; kata Tian dengan polosnya dan tanpa ekspresi.</p>
<p>*mobil-mobilan sedan favoritnya dimainkan (juga) tanpa suara*</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tenunkata.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tenunkata.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tenunkata.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tenunkata.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tenunkata.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tenunkata.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tenunkata.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tenunkata.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tenunkata.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tenunkata.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tenunkata.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tenunkata.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tenunkata.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tenunkata.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tenunkata.wordpress.com&amp;blog=11760940&amp;post=40&amp;subd=tenunkata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tenunkata.wordpress.com/2010/03/13/bu-tian-mo-pelmen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d850a0ee2e7e831b524118679374c53b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tenunkata</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tenunkata.files.wordpress.com/2010/03/tian.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">Tian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lasagna Bolognese</title>
		<link>http://tenunkata.wordpress.com/2010/03/11/lasagna-bolognese/</link>
		<comments>http://tenunkata.wordpress.com/2010/03/11/lasagna-bolognese/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Mar 2010 08:05:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tenunkata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Others]]></category>
		<category><![CDATA[lasagna]]></category>
		<category><![CDATA[pasta]]></category>
		<category><![CDATA[resep]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tenunkata.wordpress.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Selain hobi menulis, membaca, rajin menyiram bunga, suka menabung dan tidak sombong (hedeh&#8230;), saya juga hobi memasak. Apapun saya masak termasuk daun gelombang cinta yang ada di rumah saya! hehe.. kidding.. bisa mlintir kumis tu Bapak saya! hehe.. Saya hobi memasak menu-menu pasta such as spaghetti bolognese, lasagna, makaroni bolognese. Bahkan saya bermimpi punya restaurant [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tenunkata.wordpress.com&amp;blog=11760940&amp;post=33&amp;subd=tenunkata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://tenunkata.files.wordpress.com/2010/03/lasagna.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-34" style="margin-left:10px;margin-right:10px;" title="Lasagna" src="http://tenunkata.files.wordpress.com/2010/03/lasagna.jpg?w=196&#038;h=222" alt="" width="196" height="222" /></a>Selain hobi menulis, membaca, rajin menyiram bunga, suka menabung dan tidak sombong (hedeh&#8230;), saya juga hobi memasak. Apapun saya masak termasuk daun gelombang cinta yang ada di rumah saya! hehe.. kidding.. bisa mlintir kumis tu Bapak saya! hehe..</p>
<p>Saya hobi memasak menu-menu pasta <em>such as</em> spaghetti bolognese, lasagna, makaroni bolognese. Bahkan saya bermimpi punya restaurant dengan menu-menu pasta, habisnya cuma bisa masak air sama bikin pasta sih! hihihi&#8230;Nah, pada kesempatan kali ini ibu-ibu (gubraks!), saya mo berbagi resep lasagna bolognese yg sudah pasti heeemmm&#8230; yuummyyy..</p>
<p><span id="more-33"></span></p>
<p><strong>Lasagna Bolognese</strong></p>
<p>peralatan yg diperlukan:<br />
pinggan tahan panas, olesi margarine<br />
bahan:<br />
lasagna<br />
keju parut utk isi dan taburan<br />
saus daging:<br />
300g daging giling setengah matang<br />
2sdm margarin utk menumis<br />
50g bawang bombay yg dicincang halus<br />
½sdt oregano kering<br />
½sdt basil kering<br />
½-1sdt merica bubuk<br />
garam secukupnya<br />
7sdm saus tomat<br />
3sdm tomat pure<br />
saus putih:<br />
750ml susu cair<br />
1bh kuning telur<br />
5sdm terigu protein rendah<br />
½sdt merica bubuk<br />
¼sdt pala bubuk<br />
garam secukupnya<br />
cara membuat:<br />
saus daging: masak daging giling hingga airnya kering, tdk usah pakai minyak, bubuhi 1sdm chicken seasoning, sisihkan. kemudian tumis bawang bombay hingga harum, masukan daging giling, bumbui oregano, basil, merica dan garam, aduk rata, kemudian tambahkan saus tomat dan tomat pure, aduk hingga tumis dan daging dan tomat tercampur rata, angkat dan sisihkan.<br />
saus putih: campur jadi satu seluruh bahan, aduk hingga seluruh bahan tercampur rata, masak hingga kental sambil terus diaduk, angkat dan sisihkan.<br />
penyelesaian: tuangi bagian dasar cetakan dgn saus putih, tutup dgn lembaran lasagna, selanjutnya tuangi saus daging, taburi keju parut dan saus pasta,  lakukan hal yang sama sampai seluruh lembaran lasagna habis. bagian paling atas atau terakhir lembaran lasagna, tuangi saus putih dan taburi permukaannya dgn keju parut. kemudian panggang didalam oven suhu 225o selama +20-30menit atau sampai permukaan lasagna berubah kuning kecoklatan.</p>
<p>Selamat Mencoba! <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tenunkata.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tenunkata.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tenunkata.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tenunkata.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tenunkata.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tenunkata.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tenunkata.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tenunkata.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tenunkata.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tenunkata.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tenunkata.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tenunkata.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tenunkata.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tenunkata.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tenunkata.wordpress.com&amp;blog=11760940&amp;post=33&amp;subd=tenunkata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tenunkata.wordpress.com/2010/03/11/lasagna-bolognese/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d850a0ee2e7e831b524118679374c53b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tenunkata</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tenunkata.files.wordpress.com/2010/03/lasagna.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Lasagna</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Have You Ever&#8230;</title>
		<link>http://tenunkata.wordpress.com/2010/02/22/28/</link>
		<comments>http://tenunkata.wordpress.com/2010/02/22/28/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Feb 2010 03:27:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tenunkata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Love]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tenunkata.wordpress.com/2010/02/22/28/</guid>
		<description><![CDATA[This song is a song i can relate too..  straight from the deepest heart&#8230;feels to be in love a lot&#8230; &#8220;Have You Ever?&#8221; by: Brandy Have you ever loved somebody so much It makes you cry Have you ever needed something so bad You can&#8217;t sleep at night Have you ever tried to find the [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tenunkata.wordpress.com&amp;blog=11760940&amp;post=28&amp;subd=tenunkata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://tenunkata.wordpress.com/2010/02/22/28/"><img src="http://img.youtube.com/vi/UrNb397wS-A/2.jpg" alt="" /></a></span>
<p>This song is a song i can relate too..  straight from the deepest heart&#8230;feels to be in love a lot&#8230;</p>
<p><span id="more-28"></span></p>
<p><strong>&#8220;Have You Ever?&#8221;</strong></p>
<p>by: Brandy</p>
<p><em> </em><br />
Have you ever loved somebody so much<br />
It makes you cry<br />
Have you ever needed something so bad<br />
You can&#8217;t sleep at night<br />
Have you ever tried to find the words<br />
But they don&#8217;t come out right<br />
Have you ever, have you ever</p>
<p>Have you ever been in love<br />
Been in love so bad<br />
You&#8217;d do anything to make them understand<br />
Have you ever had someone steal your heart away<br />
You&#8217;d give anything to make them feel the same<br />
Have you ever searched for words to get you in their heart<br />
But you don&#8217;t know what to say<br />
And you don&#8217;t know where to start<em></em></p>
<p>Have you ever found the one<br />
You&#8217;ve dreamed of all of your life<br />
You&#8217;d do just about anything to look into their eyes<br />
Have you finally found the one you&#8217;ve given your heart to<br />
Only to find that one won&#8217;t give their heart to you<br />
Have you ever closed your eyes and<br />
Dreamed that they were there<br />
And all you can do is wait for the day when they will care<em></em></p>
<p>What do I gotta do to get you in my arms baby<br />
What do I gotta say to get to your heart<br />
To make you understand how I need you next to me<br />
Gotta get you in my world<br />
&#8216;Cuz baby I can&#8217;t sleep</p>
<p><em>( February, 23rd 2010.. sitting here.. still counting down.. )<br />
</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tenunkata.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tenunkata.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tenunkata.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tenunkata.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tenunkata.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tenunkata.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tenunkata.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tenunkata.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tenunkata.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tenunkata.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tenunkata.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tenunkata.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tenunkata.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tenunkata.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tenunkata.wordpress.com&amp;blog=11760940&amp;post=28&amp;subd=tenunkata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tenunkata.wordpress.com/2010/02/22/28/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d850a0ee2e7e831b524118679374c53b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tenunkata</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Love Not Just A Flower&#8230;</title>
		<link>http://tenunkata.wordpress.com/2010/02/08/love-not-just-a-flower/</link>
		<comments>http://tenunkata.wordpress.com/2010/02/08/love-not-just-a-flower/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 13:34:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tenunkata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Love]]></category>
		<category><![CDATA[bunga]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[flower]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tenunkata.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin Anda pernah mendengar judul ini sebelumnya? Mungkin malah Anda pernah mendengar cerita ini sebelumnya? Saya pun mendapatkan cerita ini dari notes seorang sahabat yang di tag ke Facebook saya. Namun jika Anda belum pernah mengetahui cerita ini, let me share this really nice story with you.. Selamat membaca dan selamat merenung&#8230; “Suami saya adalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tenunkata.wordpress.com&amp;blog=11760940&amp;post=20&amp;subd=tenunkata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://tenunkata.files.wordpress.com/2010/02/flowerloveheart.gif"><img class="alignleft size-medium wp-image-21" style="margin-left:10px;margin-right:10px;" title="FlowerLoveHeart" src="http://tenunkata.files.wordpress.com/2010/02/flowerloveheart.gif?w=180&#038;h=152" alt="" width="180" height="152" /></a>Mungkin Anda pernah mendengar judul ini sebelumnya? Mungkin malah Anda pernah mendengar cerita ini sebelumnya? Saya pun mendapatkan cerita ini dari notes seorang sahabat yang di tag ke Facebook saya. Namun jika Anda belum pernah mengetahui cerita ini, let me share this really nice story with you.. Selamat membaca dan selamat merenung&#8230;</p>
<p>“Suami saya adalah seorang insinyur, saya mencintai sifatnya yang alami dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul di hati saya ketika saya bersandar dibahunya yang bidang. Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa pernikahan, saya harus akui, bahwa saya mulai merasa lelah, alasan-alasan saya mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan.</p>
<p><span id="more-20"></span></p>
<p>Saya seorang wanita yang sentimentil dan benar-benar sensitif serta berperasaan halus. Saya merindukan saat-saat romantis seperti seorang anak yang menginginkan permen. Tetapi semua itu tidak pernah saya dapatkan. Suami saya jauh berbeda dari yang saya harapkan. Rasa sensitifnya kurang. Dan ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam pernikahan kami, telah mementahkan semua harapan saya akan cinta yang ideal.</p>
<p>Suatu hari, saya beranikan diri untuk mengatakan keputusan saya kepadanya, bahwa saya menginginkan perceraian.</p>
<p>“Mengapa?”, dia bertanya dengan terkejut.</p>
<p>“Saya lelah, kamu tidak pernah bisa memberikan cinta yang saya inginkan.”</p>
<p>Dia terdiam dan termenung sepanjang malam didepan komputernya, tampak seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahal tidak. Kekecewaan saya semakin bertambah, seorang pria yang bahkan tidak dapat mengekspresikan perasaannya, apalagi yang bisa saya harapkan darinya?</p>
<p>Dan akhirnya dia bertanya, “Apa yang dapat saya lakukan untuk merubah pikiranmu?”</p>
<p>Saya menatap matanya dalam-dalam dan menjawab dengan pelan, “Saya punya pertanyaan, jika kau dapat menemukan jawabannya di “dalam” hati saya, saya akan merubah pikiran saya: Seandainya, saya menyukai setangkai bunga indah yang ada di tebing gunung dan kita berdua tahu jika kamu memanjat gunung itu, kamu akan mati. Apakah kamu akan melakukannya untuk saya?”</p>
<p>Dia termenung dan akhirnya berkata, “Saya akan memberikan jawabannya besok.”</p>
<p>Hati saya langsung gundah mendengar responnya. Keesokan paginya, dia tidak ada di rumah, dan saya menemukan selembar kertas dengan oret-oretan tangannya di bawah sebuah gelas yang berisi susu hangat yang bertuliskan…</p>
<p>“Sayang, saya tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi ijinkan saya untuk menjelaskan alasannya.” kalimat pertama ini menghancurkan hati saya.</p>
<p>Saya melanjutkan untuk membacanya&#8230;</p>
<p>“Kamu bisa mengetik di komputer dan selalu mengacaukan program di PC dan akhirnya menangis di depan monitor, saya harus memberikan jari-jari saya supaya bisa membantumu dan memperbaiki programnya”.</p>
<p>“Kamu selalu lupa membawa kunci rumah ketika kamu keluar rumah, dan saya harus memberikan kaki saya supaya bisa mendobrak pintu, dan membukakan pintu untukmu ketika pulang”.</p>
<p>“Kamu suka jalan-jalan ke luar kota tetapi selalu nyasar di tempat-tempat baru yang kamu kunjungi, saya harus menunggu di rumah agar bisa memberikan mata saya untuk mengarahkanmu”.</p>
<p>“Kamu selalu pegal-pegal pada waktu ‘teman baikmu’ datang setiap bulannya, dan saya harus memberikan tangan saya untuk memijat kakimu yang pegal itu”.</p>
<p>“Kamu senang diam di rumah, dan saya selalu kuatir kamu akan menjadi ‘aneh’. Dan harus membelikan sesuatu yang dapat menghiburmu di rumah atau meminjamkan lidahku untuk menceritakan hal-hal lucu yang aku alami”.</p>
<p>“Kamu selalu menatap komputermu, membaca buku dan itu tidak baik untuk kesehatan matamu, saya harus menjaga mata saya agak ketika kita tua nanti saya masih dapat menolong mengguntingkan kukumu dan mencabuti ubanmu”.</p>
<p>“Tanganku akan memegang tanganmu, membimbingmu menelusuri pantai, menikmati matahari pagi dan pasir yang indah. Menceritakan warna-warna bunga yang bersinar seperti cantiknya wajahmu”.</p>
<p>“Tetapi sayangku, saya tidak akan mengambilkan bunga itu untuk mati. Karena, saya tidak sanggup melihat air matamu mengalir menangisi kematianku”.</p>
<p>“Sayangku, saya tahu, ada banyak orang yang bisa mencintaimu lebih dari saya mencintaimu”.</p>
<p>“Untuk itu sayang, jika semua yang telah diberikan tanganku, kakiku, mataku, tidak cukup bagimu, aku tidak akan bisa menahan dirimu mencari tangan, kaki dan mata lain yang dapat membahagiakanmu”.</p>
<p>Air mata saya jatuh ke atas tulisannya dan membuat tintanya menjadi kabur, tetapi saya tetap berusaha untuk membacanya.</p>
<p><em>“</em>Dan sekarang, sayangku, kamu telah selesai membaca jawaban saya. Jika kamu puas dengan semua jawaban ini, dan tetap menginginkanku untuk tinggal di rumah ini, tolong bukakan pintu rumah kita, saya sekarang sedang berdiri di sana menunggu jawabanmu”.</p>
<p>“Jika kamu tidak puas, sayangku, biarkan aku masuk untuk membereskan barang-barangku, dan aku tidak akan mempersulit hidupmu. Percayalah, bahagiaku bila kau bahagia”.</p>
<p>Saya segera berlari membuka pintu dan melihatnya berdiri di depan pintu dengan wajah penasaran sambil tangannya memegang susu dan roti kesukaanku.</p>
<p>Oh, kini saya tahu, tidak ada orang yang pernah mencintai saya lebih dari dia mencintaiku.</p>
<p>Itulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telah berangsur-angsur hilang dari hati kita karena kita merasa dia tidak dapat memberikan cinta dalam wujud yang kita inginkan, maka cinta itu sesungguhnya telah hadir dalam wujud yang lain yang tidak pernah bisa kita bayangkan sebelumnya.</p>
<p><em><strong>Seringkali kita butuhkan adalah memahami wujud cinta dari pasangan kita, dan bukan mengharapkan wujud tertentu. Karena cinta tidak selalu harus berwujud “bunga”&#8230;.</strong></em></p>
<p><em><strong><br />
</strong></em></p>
<p><em>*sitting here.. hoping, loving, caring&#8230;and (still trying to) understanding*</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tenunkata.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tenunkata.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tenunkata.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tenunkata.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tenunkata.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tenunkata.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tenunkata.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tenunkata.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tenunkata.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tenunkata.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tenunkata.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tenunkata.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tenunkata.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tenunkata.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tenunkata.wordpress.com&amp;blog=11760940&amp;post=20&amp;subd=tenunkata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tenunkata.wordpress.com/2010/02/08/love-not-just-a-flower/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d850a0ee2e7e831b524118679374c53b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tenunkata</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tenunkata.files.wordpress.com/2010/02/flowerloveheart.gif?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">FlowerLoveHeart</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>My First Post..</title>
		<link>http://tenunkata.wordpress.com/2010/02/02/coba/</link>
		<comments>http://tenunkata.wordpress.com/2010/02/02/coba/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2010 13:42:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tenunkata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[indah]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[menulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tenunkata.wordpress.com/2010/02/02/coba/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam pengantar buku &#8220;Menjadi Penulis&#8221;, Andar Ismail menegaskan pentingnya isi tulisan. Ia mengatakan, &#8220;Menulis bukanlah sekadar merangkaikan kata, melainkan menuliskan hikmat yang mencerahkan dan menumbuhkan pembaca. Sepandai pandainya kita menuangkan, yang lebih menentukan adalah apa yang dituangkan. Apa gunanya menuang sebuah botol jika isinya adalah air keruh? Atau, apa yang mau dituang dari sebuah botol [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tenunkata.wordpress.com&amp;blog=11760940&amp;post=3&amp;subd=tenunkata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://tenunkata.files.wordpress.com/2010/02/write-main_full.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-13" style="margin-left:10px;margin-right:10px;" title="write" src="http://tenunkata.files.wordpress.com/2010/02/write-main_full.jpg?w=178&#038;h=240" alt="" width="178" height="240" /></a>Dalam pengantar buku &#8220;Menjadi Penulis&#8221;, Andar Ismail menegaskan pentingnya isi tulisan. Ia mengatakan, &#8220;Menulis bukanlah sekadar merangkaikan kata, melainkan menuliskan hikmat yang mencerahkan dan menumbuhkan pembaca. Sepandai pandainya kita menuangkan, yang lebih menentukan adalah apa yang dituangkan. Apa gunanya menuang sebuah botol jika isinya adalah air keruh? Atau, apa yang mau dituang dari sebuah botol apabila botol itu masih kosong?&#8221;</p>
<p>Kehidupan kita, seperti halnya tulisan yang jujur, menyatakan apa yang ada di dalam hati kita. Kita akan menjalani kehidupan yang baik jika perbendaharaan hati kita meluap-luap dengan perkara-perkara yang baik. Hal itu akan menggerakkan kita untuk menuliskan sajak kehidupan yang indah.</p>
<p>This is my first post, on my first blog&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tenunkata.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tenunkata.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tenunkata.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tenunkata.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tenunkata.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tenunkata.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tenunkata.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tenunkata.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tenunkata.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tenunkata.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tenunkata.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tenunkata.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tenunkata.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tenunkata.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tenunkata.wordpress.com&amp;blog=11760940&amp;post=3&amp;subd=tenunkata&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tenunkata.wordpress.com/2010/02/02/coba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d850a0ee2e7e831b524118679374c53b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tenunkata</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tenunkata.files.wordpress.com/2010/02/write-main_full.jpg?w=223" medium="image">
			<media:title type="html">write</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
